Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Sinetron Paling Awet dan digemari orang Indonesia



Tentu Anda heran dengan nongolnya wajah-wajah jaman kerajaan ini di blog Bali Berry, haha.. sengaja saya upload foto-foto mereka yang selalu menemani malam kami sekeluarga di kampung kami yang jauh dari keramaian.

Kalau Anda gak kenal wajah-wajah ini berarti gak pernah nonton yang namanya sinetron Gajah Mada dan Sinetron Raden Kian Santang di MNC tv yang selalu tampil tiap malam. Sebenarnya diawal saya agak males nonton sinetron ini tapi lama-kelamaan karena anak-anak suka, akhirnya jadi ikutan nonton hampir disetiap malam tanpa absen.

Walaupun sinetron ini agak tidak masuk akal dan kebanyakan ceritanya muter-muter tetapi ada juga yang bikin saya selalu pengen melongok liat karakter-karakter yang dimainkan oleh artis/aktor sinetronnya, salah satu yang bikin penasaran adalah Prabu Amuk Marukul... setiap ucapan dan ketawanya akan bikin Anda senyum-senyum..:)
OO ya ,, Kenapa saya bilang awet? .. pemain sinetron ini gak ada yang sampai mati dalam pertarungan, setiap kali kalah bertarung pasti langsung ngeluarin ilmu menghilang kalau bahasa kerennya mungkin mirip"teleporter" karena jagoan yang kalah bertarung akan langsung hilang dan berpindah ke tempat lain hanya dengan mengibaskan tangannya sedemikian rupa.
Sejak berbulan-bulan yang lalu, semua jagoannya selalu selamat di setiap medan pertempuran dan pertarungan, yang lebih aneh lagi.. yang namanya Kian Santang  dan lawannya Mahesa bisa berubah dari anak kecil menjadi orang gede(dewasa) kalau sudah kepepet, termasuk baju dan celananyapun ikut berubah jadi kedombrangan.. hahahaha. Yang jadi pertanyaan, kapan selesainya sich sinetron ini..? Coba aja tonton sendiri , pasti bikin gregetan.. :))

Perumpamaan yang berkaitan dengan kucing di bali

Kucing adalah binatang yang dikeramatkan di Bali. Kalau ada seseorang yang nabrak kucing dijalanan, sudah bisa dipastikan bahwa kendaraan beserta orang yang nabrak akan beruntun terkena sial. Biasanya setelah orang nabrak kucing, kendaraannya langsung dijual cepat dengan harapan tidak mengalami kesialan.

Dalam hal menjaga keamanan rumah dari rongrongan sang tikus, kucing juga sangat membantu agar tikus tifak sampai merajalela didalam rumah, kucing adalah muduh alami dari tikus, denger suara 'ngeong-nya' saja tikus udah lari terbirit-birit.

Satu ungkapan yang sering diiucaokan oleh orang bali yaitu kalau bertemu dengan anak kecil yang pepesan atau hidungnya selalu ada angka 11 (dihiasi ingus), atau kelihatan agak dekil atau kumal maka untuk membesarkan hati mereka akan disebutkan bahwa anak ini seperti anak kucing. Maksudnya adalah disaat masih kecil pepesan dan dekil tapi nanti kalau sudah dewasa akan berubah menjadi keren.

Pohon Raksasa di Pancasari

Jika anda lewat dari pasar pancasari menuju bumi perkemahan dasong, anda akan melewati sebuah pohon raksasa. Pohon Raksasa ini sudah ada sejak jaman dulu nama pohon ini adalah pohon Suren. Ada beberapa kisah mengenai pohon ini, dulu waktu keluarga kami masih tinggal dibawah pohon ini banyak masyarakat yang minta kerikan kulit pohon ini buat dipakai jamu untuk ngobatin kalau sapinya sakit. Kisah yang aneh yaitu kalau sembarangan kencing di batang pohon ini, bisa sakit perut mendadak. Pohon Suren ini adalah pohon kayu terbesar diantara semua pohon yang tumbuh disepanjang jalanan pancasari. Sejak tahun 1990-an kayu ini dibalut dengan kain poleng ( kain kotak2 mirip papan catur warna hitam, abu-abu, putih) yang menandakan kalau pohon kayu ini adalah pohon kayu keramat. Kebiasaan masyarakat kalau ketemu denan tempat-tempat yang keramat paling tidak kalau lewat pake kendaraan harus ingat nge-bel ( bunyiin klakson) menandakan kita perduli atau menyapa mereka yang tidak kelihatan yang menunggu di tempat angker tersebut. 

Larangan buat Paparazzi

Jaman sekarang hampir setiap orang sudah dilengkapi dengan sarana kamera, ada yang memang profesinya sebagai fotografer, ada yang memang hobbynya narsis, ada yang kebetulan di hapenya ada kamera sehingga latah ikutan jeprat-jepret, ada yang sengaja beli kamera saku hanya buat jaga-jaga kalau ada moment-moment tertentu yang perlu diabadikan biar tinggal jepret aja atau malah ada yang menganggap dirinya seorang paparazzi yang berburu foto-foto bagaikan seorang mata-mata.

Di Bali khususnya di dunia bebotoh yang suka ngadu ayam ada sebuah aturan/larangan/pantangan yang harusnya diketahui oleh orang yang suka jeprat-jepret ngambil gambar, kalau anda ngawur dan kemudian nge-jepret ayam aduan mereka, maka Anda akan kena damprat atau yang lebih parah lagi kemungkinan Anda harus ganti rugi , karena menurut keyakinan para pengadu ayam atau bebotoh ini adalah kalau ayam mereka difoto, kemungkinan besar kalau ayamnya diadu akan menderita/mengalami kekalahan. 

Percaya atau tidak  ini sudah menjadi kepercayaan secara umum dan orang yang sudah tahu aturannya tidak mungkin akan berani secara sengaja ( tidak sopan ) mengambil gambar dari ayam aduan.
Foto-foto berikut sengaja kami tampilkan karena saat itu kami belum tahu kalau ada aturan seperti itu dalam dunia bebotoh dan tentunya begitu ada suara klik dari kamera, saat itu juga kami kena damprat dari yang punya ayam. 

Semoga tidak ada lagi kawan-kawan yang nyusul kena damprat, dan aturan ini masih sangat baku untuk daerah Bali. Demikian sekilas Info tentang larangan ngambil foto di daerah Bali. Tapi kalau rindu dengan dampratan atau lihat mata yang mendelik atau ingin cari gara-gara ( resiko ditanggung sendiri ) , silahkan tekan tombol klik di kamera Anda. :))




-Ayam Aduan-

Tangkil ke Sad Kahyangan Lempuyang Luhur

Salah satu Sad Kahyangan yang berlokasi di bagian timur pulau Bali adalah Pura Lempuyang Luhur. Pura ini berada tepat di puncak Gunung Lempuyang.


Dari tempat parkir kita tidak boleh membawa mobil naik ke atas tetapi boleh naik ojek ataupun jalan kaki sambil menikmati pemandangan alam yang masih alami menyegarkan sekalian menguji ketulusan dan niat yang mantap untuk menghaturkan sembah bakti ke hadapan Beliau yang melinggih di sana menurut keyakinan masyarakat Bali yang dipuja disana yaitu Ida Batara Empu Agenijaya dan Empu Manik Geni.



Apabila kita menggunakan jasa ojek usahakan untuk konsentrasi didalam perjalanan, jangan sampai lupa berpegangan erat-erat karena ojek disini sangat profesional dalam mengendarai kendaraan. Turunan dan tanjakan dilalui oleh ojek dengan kecepatan ngebut karena semakin cepat bisa nganter tamu, semakin cepat untuk nganter tamu berikutnya.



Foto diatas ini adalah puncak paling atas yang bisa dilalui oleh ojek karena setelah ini untuk menuju ke Pura Lempuyang luhur kita harus menapaki ribuan anak tangga guna sampai ke atas makanya kesiapan mental dan ketahanan fisik sebelum tangkil(datang untuk sembahyang ke pura ini) harus benar-benar disiapkan.


Seperti biasa kalau tangkil ke tempat suci ada beberapa pantangan, wanita haid, menyusui, anak yang belum tanggal gigi susunya atau memiliki keluarga yang baru saja meninggal tidak diperbolehkan tangkil. Selama perjalanan sampai ke tempat suci juga tidak boleh berkata kasar dan tidak boleh makan atau membawa daging babi.

Pemandangan alam saat nyampai di puncak sangatlah mendamaikan hati dan membuat kita semakin bersyukur akan Keagungan Tuhan dan Anugerah yang telah dilimpahkan-Nya kepada kita semua.


Semoga seluruh jagat raya beserta seluruh makhluk ciptaan Tuhan mendapatkan apa yang dibutuhkannya, terpenuhi, dan berbahagia dalam keharmonisan hubungan antara Sang Maha Pencipta, Sesama manusia dan lingkungan. Astungkara.

Pengganjal perut di pagi hari

Sebagian orang Indonesia adalah pecandu kopi, ada berbagai jenis kopi di pasaran dari yang lokal sampai yang internasional dengan pecandunya masing-masing. Banyak orang Indonesia yang tidak perlu sarapan di Pagi hari tetapi mereka akan cukup mengganjal perutnya dengan segelas kopi dan sedikit snack atau jajan pasar atau terkadang hanya dengan berteman sebatang rokok.
Beberapa teman saya ada yang begitu terbangun di pagi hari bahkan langsung bakar rokok tanpa peduli akan kesehatan. Padahal kalau saya dapat informasi dari bahan bacaan maupun dari media elektronik adalah bah a sarapan itu sangat penting buat kesehatan. Tetapi kalau memang sudah kebiasaan bahkan disaat banyak makananpun orang-yang sudah terbiasa tidak sarapan akan menolak kalau ditawari sarapan, mereka akan berkata," ah gak terbiasa" atau " kalau pagi-pagi gini sarapan  aku  nek". Yah akhirnya terserah mereka aja yang penting sudah merasa nyaman dan gak terkena penyakit maag silahkan saja. Tapi normalnya kita mestinya makan minimal 3 hari sehari yaitu makan pagi ( sarapan), amkan siang dan makan malam(santap malam) bahkan seperti orang barat malah ditambah lagi yaitu makan tengah malam yaitu supper.

Busung Gibung/ Busung Sulawesi

Mulai beberapa tahun yang lalu yang saya tidak tahu pastinya, masyarakat Bali yang biasa bikin hiasan dari daun kelapa /janur sedikit demi sedikit mulai menggunakan bahan yang lain yaitu busung gibung (sebutan orang bali). Katanya busung(janur) ini berasal dari sulawesi makanya sering juga disebut dengan busung sulawesi.

Warna asli dari busung gibung ini aslinya adalah agak krem kecoklatan tetapi ada juga yang dijual sudah dalam keadaan putih bersih, kemungkinan sudah diolah dengan proses tertentu. Malahan ada yang warna-warni seperti yang terlihat pada foto.

Busung gibung ini sangat bagus dipakai sebagai perlengkapan dalam upacara seperti dipakai untuk tamyang, sampeyan penjor, pudakan, dan bahkan untuk jejaitan secara umum.

Dengan keuletan dan naluri seni maka busung gibung bisa dipakai berkreasi tanpa batas. Banyak hasil karya yang bisa dihasilkan yang bisa dipakai hobby sekalian menghasilkan uang. Disepanjang jalan di Kapal biasanya dipajang berbagai hasil kerajinan dari busung gibung ini. Ibu-ibu juga sangat gemar majejaitan menggunakan busung jenis ini.

Acara Maleladan di Desa Pancasari





Kegiatan meleladan di desa Pancasari telah menjadi tradisi manakala ada piodalan di pura. Ibu-ibu dengan bangga dan riang gembira akan berduyun-duyun menjungjung "pajegan" dari masing-masing rumah menuju ke pura. Para remaja putri dan putra juga ikut berpartisipasi membawa canang sari tidak ketinggalan bapak-bapak akan mengiringi dengan tabuh bleganjur (Musik khas Bali untuk mengiringi perjalanan).
Beratus-ratus pajegan berjejer rapi setelah acara ini selesai yang nanti malamnya akan dilanjutkan dengan acara persembahyangan dan hiburan berupa tari dan kesenian bali lainnya. Acara meleladan hari ini membawa makna kekompakan ibu-ibu dalam melaksanakan Yadnya, dan bersyukur atas hasil pertanian lokal, makanya sarana buah-buahan lokal mendapatkan prioritas dalam pembuatan haturan yang satu ini. Semoga hasil pertanian lokal semakin berhasil dan kehidupan masyarakat juga semakin gemah ripah loh jinawi tentrem damai.

Masyarakat Bali berbahagia Karya Agung Pilgub Bali berjalan dengan baik.


Kemarin tanggal 15 Mei 2013 adalah hari pemilihan Gubernur Bali dilaksanakan, seluruh masyarakat Bali menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nuraninya dengan asaz Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER).
Usai acara pemilihan yang dilaksanakan mulai pukul 07.00  s/d 13.00 WITA, alam langsung menyambut dengan menurunkan hujan di beberapa wilayah termasuk di desa Pancasari. Hujan berlangsung hingga malam yang diselingi dengan beberapa kali jeda.
Hari ini tanggal 16 Mei 2013 sejak pagi hari mentari bersinar cerah, alam menyambut riang gembira suasana baru ini dengan nyanyian riang berbagai jenis burung yang terbang lepas di sekitar desa pancasari dan hangat mentari menandakan hari yang penuh semangat dan penuh harapan untuk kemajuan akan segera dimulai.

Bali telah memiliki seorang Gubernur yang baru untuk periode kepemimpinan 2013-2018. Siapa dia? mari kita tunggu bersama-sama pengumuman resmi dari KPUD Bali. Karena yang tersedia baru berupa data Quick Count kita mesti bersabar dengan yang riil. Sebagai masyarakat Bali kita mesti bersyukur bahwa Bali tetap aman damai dan masyarakat tetap bisa melakukan kegiatan/aktifitas sebagaimana biasa, Semoga selalu demikian adanya.

Selamat Ulang Tahun ke-46 Untuk Desa Pancasari


Suasana Upacara Ngenteg Linggih dan Ulang Tahun Desa Pancasari  Ke-46


Acara Pemukulan Gong oleh Pak Bendesa Adat dan Pemotongan Tumpeng oleh Pak Mekel
disaksikan oleh seluruh aparat dan pemuka desa beserta jajaran Kapolres Buleleng ..juga pemerintah kecamatan sukasada, masyarakat dan sulinggih serta pemangku.


Sekaa Gong Istri meramaikan acara dengan suguhan Tabuh-tabuh Gembira

Mencetak Anak Kreatif



RASA cinta orangtua pada anaknya sering membuat orangtua malah terlalu mengatur segala yang dilakukan anak-anaknya, sehingga kreativitas yang dimiliki anak-anak tersebut menjadi terbelenggu dan tidak maksimal perkembangannya. Kreatif dapat diartikan sebagai memiliki daya cipta. Banyak orang menjadi hebat karena mereka kreatif. Untuk itu sebagai orangtua yang tentu mengharapkan anak-anak menjadi generasi yang hebat, kreativitas anak dalam menciptakan hal tertentu, menggagas ide baru yang belum pernah mereka lakukan, hendaknya dibiarkan berkembang namun tetap dalam pengawasan. Orangtua dapat mendidik anak-anak agar kreatif sejak dini. Dalam Woman Ideas (Agustus 2010) dikatakan ada sembilan tips yang dapat dilakukan orangtua untuk mencetak anak kreatif sejak dini, yaitu:



Dorong Anak Mengungkapkan Ide dan Perasaan

Dalam suatu acara makan-makan, saya melihat anak laki-laki saya Deva sedang mencampur minuman fanta merah dan coca-cola, lalu dia campur lagi dengan fanta orange, dst. Melihat lantai berantakan, saya sempat hampir marah, namun saya tanyakan kenapa dia mencampur minuman seperti itu. Dia menjawab bahwa hal itu adalah kolaborasi, untuk membuat indah minuman di gelas. Saya kaget anak kelas II SD bicara tentang kolaborasi. Saya tanya dari mana dia tahu kata tersebut, dia katakan mendengar dari saya dan acara TV Indonesia Got Talent, katanya. Anak perlu didorong untuk dapat mengungkapkan pikiran dan perasaannya, terlebih anak yang cenderung pendiam dan tidak mudah berekspresi. Hal ini memang sepertinya mudah, tapi orangtua sering mengabaikannya.

Pertanyaan seperti "Bagaimana perasaan Adek pergi ke laut? lebih baik daripada "Adek suka enggak pergi ke laut?" Beri pertanyaan yang jawabannya berupa penjabaran. Atau minta anak untuk memberi ide untuk kegiatan yang akan dilakukan selama liburan. Atau bisa juga bicara tentang bagaimana ia mau menata kamarnya.



Dorong Anak Berani Berisiko

Orangtua sering terlalu over-protective terhadap anak sulung, karena orangtua belum memiliki pengalaman sebelumnya. Sehingga anak sulung lebih sering ragu melakukan sesuatu yang baru. Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu. Jadi, dorong anak untuk berani mencoba melakukan hal baru, misalnya berenang atau membayar ke kasir. Awalnya ia mungkin takut-takut, karena itu dorong terus kepercayaan dirinya. Jika memang harus, temani mereka dalam melakukan hal baru itu. Berenang, misalnya, pada awalnya tentu orangtua harus menemaninya karena jika tidak bisa bahaya. Putri pertama saya saat berumur 8 tahun, perlu waktu 3 bulan untuk menghilangkan traumanya karena pernah tenggelam di kolam renang, karena saya tidak menjaganya. Tapi akhirnya dia mampu, karena saya terus meyakinkannya, sehingga akhirnya bisa berenang dengan baik. Yang harus diingat, jangan memarahi anak saat ia berbuat kesalahan dalam mencoba hal baru. Keberanian dan rasa percaya diri anak sangat jauh lebih berharga daripada piring yang pecah saat dia belajar makan sendiri. Arahkan dengan sabar.



Berikan Kepercayaan

Ketika anak dibiasakan segala sesuatunya disiapkan, dia tidak akan menjadi kreatif. Yang harusnya dilakukan orangtua adalah memberikan mereka tanggung jawab dan kepercayaan untuk melakukan sesuatu. Berikan tanggung jawab itu sesuai dengan usia anak. Orangtua sering salah dalam mengekspresikan cintanya pada anak-anak, dengan cara melayani dan melakukan apa saja yang dibutuhkan anak. Hal ini justru akan "menjerumuskan" anak, sehingga mereka menjadi kurang kreatif.



Jangan Buru-Buru Membenarkan

Jangan buru-buru menyela, misalnya saat ia memberi warna untuk langit. Tanyakan saja mengapa ia mewarnai langit ungu. Itu akan membuat dia bisa mengungkapkan ide-ide atau imajinasinya. Masalah kehidupan yang dialami orangtua sering membuat orangtua kurang waktu untuk anak-anak, sehingga sering muncul keinginan agar anak-anak mampu melakukan segala sesuatu sesuai keinginan kita. Ingatlah untuk selalu bertanya tentang alasan anak melakukan sesuatu.



Hargai Kreativitasnya

Pujian dari orangtua adalah energizer yang akan memacu anak untuk terus berusaha. Beri pujian tulus saat dia melakukan atau membuat sesuatu yang kreatif. Pujian terutama di depan orang dewasa lain, akan membuat dia termotivasi. Tunjukkan juga rasa antusias kita sebagai orangtua, ajukan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan mengenai karya kreatifnya.



Berikan Fasilitas dan Sarana

Berikan fasilitas dan sarana yang bisa mendukung dia dalam mengeksplor kreativitasnya. Tidak selalu harus yang mahal. Orangtua bahkan bisa pakai barang-barang yang ada di sekitar rumah, mengajaknya berkebun, menggunting, dll.



Merangsang Imajinasi

Masa kanak-kanak adalah masa keemasan mengembangkan imajinasi. Rangsang imajinasi anak agar memiliki imajinasi yang juga positif. Permainan yang bisa merangsang kreativitas misalnya lego, kertas lipat, plastisin, hingga membacakan dongeng yang mendidik, main pasir di pantai, atau minta anak memimpin melakukan melakukan permainan sehingga dia bisa berimajinasi sebagai pemimpin, bukan figur-figur mitos, seperti hantu, dsb.



Pupuk Rasa Ingin Tahu

Bacakan cerita atau lakukan permainan yang memancing rasa penasaran. Orangtua bisa membacakan cerita bersambung, atau ajak anak ke kebun binatang yang dapat memperluas pengetahuannya. Anak-anak suka bertanya sesuatu yang menarik baginya. Hal baru selalu menarik baginya. Ketika anak bertanya, dan orangtua tidak tahu jawabannya, janganlah berbohong, tetapi ajak anak untuk menemukan jawabannya bersama.



Gemar Membaca

Buku memang adalah jendela dunia. Jika anak memang belum bisa membaca, membacakan cerita adalah cara untuk merangsang anak suka membaca. Ajaklah anak jalan-jalan ke toko buku dari pada ke mall. Tapi untuk membuat anak gemar membaca, orangtua harus memberi contoh terlebih dahulu. Seperti pepatah your action talks louder than your words, memberi contoh dengan tindakan akan lebih signifikan, makanya daripada hanya menasihati dengan kata-kata.

Selamat menjadi orangtua kreatif untuk mencetak anak kreatif.

Tari Bali - Balinese Dance


Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Tari Kayon (Palawakia)




Tari Baris




Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Penari Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Tari Rejang (Sangat Sakral)




Tari Rejang




Tari Topeng Tua




Tari Topeng




Tari Penyambutan (Sekar Sandat)




Ratu Mas




Ratu Mas

Sanggar Seni Kerthi Bhuana Sari, Br.Sari Kauh Desa Pancasari, Buleleng - Bali

Barong - Ratu Gede Pancasari



Sanggar Barong Kerthi Bhuana Sari, Br Sari Kauh Ds Pancasari, Buleleng - Bali